---
title: "Fenomena Kerja +852! #3 Mempermainkan Atasan Ketika Makan Siang Dengan Memesan Dim Sum 5x Porsi Dari Biasanya - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/kehidupan/fenomena-kerja-852/fenomena-kerja-852-mempermainkan-atasan-ketika-makan-siang-dengan-memesan-dim-sum-5x-porsi-dari-biasanya"
date: "2026-06-26T22:29:29+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Fenomena Kerja 852!](https://oranghongkong.com/kehidupan/fenomena-kerja-852)

##  Fenomena Kerja +852! #3 Mempermainkan Atasan Ketika Makan Siang Dengan Memesan Dim Sum 5x Porsi Dari Biasanya

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   04.Apr    Dilihat: 1411

  ![Fenomena Kerja +852! #3 Mempermainkan Atasan Ketika Makan Siang Dengan Memesan Dim Sum 5x Porsi Dari Biasanya](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/2889.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

Sebagian besar orang Indonesia yang pernah bekerja di perusahaan Hong Kong terutama di perkantoran pasti merasakan bahwa orang Hong Kong tidak begitu menghormati atau menghargai atasan atau pemilik perusahaan dibandingkan dengan di Indonesia. Bahkan terkadang karyawan sering kali melakukan perlawanan atau mengadu atasannya kepada pihak yang lebih berwewenang dan menganggap mereka itu bodoh dan tidak bijaksana.

Hal tersebut lebih parah di departemen atau perusahaan yang memiliki karyawan dengan keahlian khusus seperti insinyur, karyawan Teknologi Informasi, dan lainnya. Penulis dulu bekerja di sebuah perusahaan di bagian Teknologi Informasi dan setiap karyawan memiliki keahlian yang berbeda-beda, sehingga atasan-atasan kami tidak terlalu berani menegur jika mereka merasa kami melakukan sebuah kesalahan. Melihat kelemahan mereka tersebut, beberapa rekan kerja sering mengajak karyawan lain mempermainkan atasan-atasan dan salah satu contohnya adalah memesan makanan sebanyak mungkin meskipun tidak habis ketika atasan mentraktir makan.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/3251/a1sx2_Icon_kaisya_kaigi_muda.png) </a>

Suatu hari pada tahun 2005, penulis dan 8 rekan kerja lainnya diajak oleh manajer kami untuk makan siang di sebuah restoran Chinese dekat kantor kami di daerah Admiralty. Kemudian beberapa rekan kerja dengan sengaja memesan Dim Sum sebanyak-banyaknya sehingga manajer ini pada akhirnya harus mengeluarkan uang hampir HK$3,000 dan tidak menerima kata terima kasih satu pun dari para karyawan, tetapi penulis dan beberapa karyawan tetap mengucapkan terima kasih kepadanya karena kami percaya adanya *karma*.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/3251/b2ap3_thumbnail_20220404-fenomenakerja-01.jpg) </a>

Makan siang bersama rekan-rekan kerja pada tanggal 25 Mei 2005 yang ditraktir oleh manajer kami. Di atas meja adalah makanan tersisa yang tidak habis. [Foto: Harris Tsam dengan HP Sony Ericsson Z800]

Seperti yang diduga penulis, rekan kerja yang paling sering menjadi pelopor mempermainkan atasan tiba-tiba dipecat. Ternyata manajer bekerja sama dengan karyawan dari mitra perusahaan lain menjebak rekan kerja ini agar dia melakukan sebuah kesalahan besar kemudian memakai alasan ini untuk memecatnya dan penggantinya juga telah dipersiapkan sebelumnya. Pelajaran dari kejadian ini adalah daripada kita menghabiskan waktu dan tenaga untuk melakukan hal yang merugikan orang lain dan tidak menguntungkan siapa pun, lebih baik waktu dan tenaga kita digunakan untuk memperdalam ilmu dan mencoba mencari tempat kerja lain yang mempunyai lingkungan kerja yang lebih cocok untuk kita. Namun sangat disayangkan sebagian orang lokal yang penulis kenal sepertinya tidak menyadari hal ini.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/3251/a1sx2_Icon_document_aseru_businessman.png) </a>

Kolom "Fenomena Kerja 852!" menceritakan suka duka dan kejadian menarik para karyawan di Hong Kong berdasarkan pengalaman dari penulis dan beberapa teman lokal yang pernah bekerja di berbagai jenis perusahaan di Hong Kong. Perusahaan yang dimaksud termasuk pemerintah atau perusahaan kecil yang hanya memiliki beberapa karyawan sampai dengan perusahaan raksasa yang mempunyai ribuan karyawan.

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Gaya Hidup",
            "item": "https://oranghongkong.com/kehidupan"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Fenomena Kerja 852!",
            "item": "https://oranghongkong.com/kehidupan/fenomena-kerja-852"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 4,
            "name": "Fenomena Kerja +852! #3 Mempermainkan Atasan Ketika Makan Siang Dengan Memesan Dim Sum 5x Porsi Dari Biasanya",
            "item": "https://oranghongkong.com/kehidupan/fenomena-kerja-852/fenomena-kerja-852-mempermainkan-atasan-ketika-makan-siang-dengan-memesan-dim-sum-5x-porsi-dari-biasanya"
        }
    ]
}
```
