---
title: "Suara Netizen Hong Kong: Penyebab Utama Mengapa Banyak Orang Hong Kong Tidak Ingin Punya Anak Dan Apa Pendapat Para Netizen - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/kehidupan/suara-netizen/suara-netizen-hong-kong-penyebab-utama-mengapa-banyak-orang-hong-kong-tidak-ingin-punya-anak-dan-apa-pendapat-para-netizen"
date: "2026-06-26T21:00:38+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Suara Netizen Hong Kong](https://oranghongkong.com/kehidupan/suara-netizen)

##  Suara Netizen Hong Kong: Penyebab Utama Mengapa Banyak Orang Hong Kong Tidak Ingin Punya Anak Dan Apa Pendapat Para Netizen

Pembahasan mengapa tidak ingin mempunyai anak merupakan topik yang semakin panas dibahas dari tahun ke tahun oleh para netizen Hong Kong. Berdasarkan percakapan dari berbagai grup sosmed dan forum Internet Hong Kong, terdapat beberapa penyebab utama yang membuat banyak orang Hong Kong terutama generasi muda tidak ingin mempunyai anak.

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   09.May    Dilihat: 2063

  ![Suara Netizen Hong Kong: Penyebab Utama Mengapa Banyak Orang Hong Kong Tidak Ingin Punya Anak Dan Apa Pendapat Para Netizen](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/1486.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

###  ******Penyebab-penyebab utama******

**1. Beban keuangan terlalu berat untuk mempunyai anak**

Biaya hidup di Hong Kong sangat tinggi dan terus bertambah dengan persentase peningkatan gaji karyawan yang sangat kecil, sehingga membuat sebagian besar penduduk Hong Kong membiayai kehidupan sendiri saja sudah merasa berat, apalagi mempunyai anak.

**2. Tidak ingin anaknya menderita di zaman yang semakin sulit ini**

Kehidupan Hong Kong zaman sekarang semakin keras, semua serba cepat, harga rumah terus meroket tetapi ukuran semakin kecil sehingga anak muda tidak lagi sanggup membeli rumah. Mereka juga merasa di dunia sekarang semakin banyak ketidakadilan di tengah-tengah masyarakat yang harus dihadapi.

**3. Takut kariernya terhambat**

Banyak sekali wanita Hong Kong yang mempunyai kedudukan karier yang tinggi, dan sebagian dari mereka tidak ingin mempunyai anak yang akan menghambat kariernya.

**4. Jam kerja terlalu panjang sehingga tidak ada waktu untuk punya anak**

Biaya hidup zaman sekarang semakin tinggi, maka banyak orang Hong Kong harus bekerja keras dengan jam kerja yang sangat panjang yaitu rata-rata lebih dari 50 jam per minggu. Mereka merasa tidak ada artinya punya anak tetapi tidak ada waktu untuk berkomunikasi dengan mereka.

**5. Setelah melahirkan bentuk tubuh menjadi berubah**

Anak muda zaman sekarang sangat memperhatikan penampilan mereka, maka sebagian dari mereka takut mempunyai anak akan mengakibatkan nafsu makan mereka bertambah dan bentuk tubuh menjadi berubah setelah melahirkan anak.

**6. Kuatir akan menurunkan penyakit ke anak**

Teknologi semakin canggih sehingga banyak penyakit keturunan dengan mudah dapat dideteksi. Hal tersebut menyebabkan semakin banyak pasangan muda kuatir penyakit keturunan mereka akan menurun ke anak mereka sehingga tidak berani mempunyai anak.

**7. Tidak ingin kehilangan kebebasan**

Banyak orang Hong Kong merasa anak akan membuat mereka kehilangan kebebasan dan waktu pribadi yang berharga, seperti tidak bisa berkumpul dengan teman-teman, tidak bisa sambil kerja sambil mengikuti kursus, tidak bisa bermain sampai malam hari dan lainnya.

### ****Beberapa komentar netizen Hong Kong****

Berdasarkan pengamatan di berbagai forum online atau grup di sosmed lokal Hong Kong, sebagian besar anak muda merasa tidak sanggup bahkan takut mempunyai anak.

*Di Hong Kong jangan harapkan anak bisa menemani dan menjaga anda sampai masa tua*

*Terkadang anak adalah penyebab perceraian suami istri, apalagi mempunyai pola mendidik anak yang berbeda*

*Kalau tidak ingin punya anak jangan menikah*

*Situasi dunia seperti sekarang lebih baik jangan punya anak dulu*

*Punya BB (bayi) itu akan membawa kebahagiaan tersendiri kepada suami istri*

*Kalau pondasi keuangan kurang bagus sama sekali jangan memikirkan punya anak*

*Kalau saya boleh memilih kembali, saya tidak akan mempunyai anak. Yang paling sengsara adalah mendidik mereka dan menemani mereka mengerjakan PR dan menghadapi ulangan*

*Kita hidup bukan untuk melaksanakan perintah nenek moyang kita, punya anak demi meneruskan keturunan itu sudah tidak berlaku pada zaman ini*

*Hong Kong adalah kota dengan tekanan hidup tertinggi di dunia, mempunyai keturunan sudah bukan pola pikir utama di kota ini*

*Saya punya anak karena kecelakaan. Apabila boleh memilih lagi saya tidak akan mempunyai anak*

*Kita sebagai makluk hidup makanya ingin mempunyai anak*

*Tujuan saya punya anak bukan karena nenek moyang, melainkan saya cinta dengan pasangan saya*

*Moral dunia semakin hari semakin bertambah buruk, lebih baik jangan punya anak*

*Orang tua zaman sekarang banyak yang tidak bisa mendidik anak*

*Tidak lama lagi Hong Kong akan musnah karena banyak yang tidak mau punya anak*

*Apa mungkin hanya orang yang hidup di Hong Kong saja yang tidak ingin punya anak?*

*Punya anak tanpa pikir baik-baik adalah hal yang sangat egois*

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/1660/b2ap3_medium_20210509-forum-01.JPG) </a>

---

> Kolom "Suara Netizen Hong Kong" adalah topik yang sedang panas dibahas di grup, forum dan berbagai sosmed lokal lainnya yang terkait dengan kehidupan sehari-hari penduduk lokal Hong Kong.
>
> Harris

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Gaya Hidup",
            "item": "https://oranghongkong.com/kehidupan"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Suara Netizen Hong Kong",
            "item": "https://oranghongkong.com/kehidupan/suara-netizen"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 4,
            "name": "Suara Netizen Hong Kong: Penyebab Utama Mengapa Banyak Orang Hong Kong Tidak Ingin Punya Anak Dan Apa Pendapat Para Netizen",
            "item": "https://oranghongkong.com/kehidupan/suara-netizen/suara-netizen-hong-kong-penyebab-utama-mengapa-banyak-orang-hong-kong-tidak-ingin-punya-anak-dan-apa-pendapat-para-netizen"
        }
    ]
}
```
