---
title: "Tahukah Anda? Cheung Chau Tidak Boleh Bangun Gedung Tinggi Karena Dulunya Terdiri Dari Dua Pulau - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/tahukah-anda/tahukah-anda-cheung-chau-tidak-boleh-bangun-gedung-tinggi-karena-dulunya-terdiri-dari-dua-pulau"
date: "2026-06-27T04:33:32+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Tahukah Anda?](https://oranghongkong.com/tahukah-anda)

##  Tahukah Anda? Cheung Chau Tidak Boleh Bangun Gedung Tinggi Karena Dulunya Terdiri Dari Dua Pulau

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   17.Jan    Dilihat: 1557

  ![](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/2583.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

Pulau *Cheung Chau 長洲* adalah salah satu tempat wisata di Hong Kong yang paling terkenal. Banyak yang tidak tahu bahwa Cheung Chau sebenarnya terdiri dari 2 pulau yang terpisah dan hal ini secara tidak langsung menyebabkan sebagian besar gedung di pulau Cheung Chau tidak lebih tinggi dari 3 lantai.

Penemuan sebuah batu prasasti di Cheung Chau pada tahun 1970 membuktikan bahwa telah terdapat penduduk di pulau Cheung Chau sejak 2000 tahun yang lalu. Pada awal jaman penjajahan Britania Raya atas pulau Hong Kong yaitu tahun 1840an, penduduk Cheung Chau pada waktu itu berjumlah sekitar 600 jiwa dan jumlah penduduk menjadi 3000 jiwa ketika Britania Raya resmi menjajahi pulau Cheung Chau pada tahun 1889. Jumlah penduduk Cheung Chau mengalami pelonjakan menjadi lebih dari 10000 jiwa ketika masa-masa awal Jepang menyerang Hong Kong pada tahun 1941 dan mencapai puncak 40000 jiwa pada tahun 1980an. Berdasarkan data terbaru pada tahun 2016, jumlah penduduk Cheung Chau sebanyak 20684.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2905/b2ap3_thumbnail_20220113-00495720220117-tahukah-01.jpg) </a>

Batu prasasti yang ditemukan di pulau Cheung Chau ini diperkirakan mempunyai sejarah 2000 tahun. [Foto: Wikipedia]

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2905/b2ap3_thumbnail_20220113-00513020220117-tahukah-05.jpg) </a>

Cheung Chau pada tahun 1898.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2905/b2ap3_thumbnail_20220113-00462720220117-tahukah-03.jpg) </a>

Pulau Cheung Chau pada tahun 1957. [Foto: Stephen Clark]

Dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Hong Kong, penduduk Cheung Chau tergolong tidak sedikit, tetapi pemerintah menerapkan sebuah Undang-Undang yang tidak memperbolehkan pulau ini membangun gedung tempat tinggal lebih dari 3 lantai. Salah satu penyebabnya adalah jaman dulu pulau Cheung Chau sebenarnya adalah 2 pulau kecil dari batu granit yang terpisah, tetapi karena pengaruh bentuk ke dua pulau serta angin muson, kemudian dengan berjalannya waktu maka tersambung dengan sedimen dari dasar laut yang bersifat lunak.

Hal tersebut membuat sebagian tanah di pulau Cheung Chau saat ini bersifat lunak dan tidak cocok untuk membangun gedung yang agak tinggi.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2905/b2ap3_thumbnail_20220113-00482020220117-tahukah-04.jpg) </a>

Area Tung Wan Beach 東灣泳灘 terbentuk dari sedimen dari dasar laut yang menjadi penyambung dua pulau kecil yang menjadi pulau Cheung Chau sekarang. [Foto: Wikipedia]

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Tahukah Anda?",
            "item": "https://oranghongkong.com/tahukah-anda"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Tahukah Anda? Cheung Chau Tidak Boleh Bangun Gedung Tinggi Karena Dulunya Terdiri Dari Dua Pulau",
            "item": "https://oranghongkong.com/tahukah-anda/tahukah-anda-cheung-chau-tidak-boleh-bangun-gedung-tinggi-karena-dulunya-terdiri-dari-dua-pulau"
        }
    ]
}
```
