---
title: "Tahukah Anda? Hong Kong Pernah Dianggap Tandus Dan Tidak Berharga Pada Awal Penjajahan Inggris - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/tahukah-anda/tahukah-anda-hong-kong-pernah-dianggap-tandus-dan-tidak-berharga-pada-awal-penjajahan-inggris"
date: "2026-06-26T23:29:05+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Tahukah Anda?](https://oranghongkong.com/tahukah-anda)

##  Tahukah Anda? Hong Kong Pernah Dianggap Tandus Dan Tidak Berharga Pada Awal Penjajahan Inggris

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   29.Sep    Dilihat: 1738

  ![](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/2139.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

Hong Kong pernah dijajah oleh negara Inggris selama 156 tahun mulai sejak 26 Januari 1841 sampai dengan 30 Juni 1997. Sebelum Inggris mengambil kendali atas Hong Kong dari China, para pengusaha, tentara dan politikus Inggris datang ke Hong Kong untuk mempelajari tanah ini kemudian memberikan pendapat yang sangat berbeda tentang Hong Kong.

### **Pendapat pengusaha Inggris**

British East India Company telah mempelajari daerah Delta Sungai Mutiara (Pearl River Delta) yaitu termasuk Hong Kong sejak tahun 1810an. Mereka memuji daerah bagian selatan Hong Kong yaitu Tai Tam Bay adalah pelabuhan yang baik dengan kedalaman yang cukup. Kapal pedagang Inggris pada tahun 1834 sampai dengan 1839 juga sering berhenti di perairan wilayah Hong Kong.

### **Pendapat para politikus dan tentara Inggris**

Sebaliknya pihak politikus dan tentara Inggris pada tahun 1840 beranggapan bahwa Hong Kong adalah sebuah hasil dari kemenangan peperangan yang tidak menyenangkan.

Pada tahun 1844, Bendahara Kolonial (Colonial Treasurer) pertama Hong Kong, Robert Montgomery Martin mengejek Hong Kong adalah "*small, barren, unhealthy and valueless*" yang berarti Hong Kong adalah sebuah tempat yang kecil, tandus, tidak sehat dan tidak berharga.

Seorang letnan dari tentara unit 98th (Prince of Wales's) Regiment of Foot pada waktu itu mengejek Hong Kong "*a horrid place, inferior to Sierra Leone for the fact of its being less healthy, less amusing and less near England*" yang berarti tempat yang membuat orang tidak nyaman, lebih buruk dari Sierra Leone (sebuah negara di Afrika Barat), tidak bersih, membosankan dan jauh dari Inggris.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2407/b2ap3_medium_20210929-tahukahanda-04.jpg) </a>

Foto ini diambil pada bulan Maret 1860 di daerah Tsim Sha Tsui. Tenda putih adalah tenda sementara yang dibuat oleh tentara Inggris pada waktu itu. \[Foto: Wellcome Trust\]

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2407/b2ap3_medium_20210929-tahukahanda-01.jpg) </a>

Foto diambil pada tahun 1869. Hiasan pada Lyndhurst Terrace, Central untuk merayakan kedatangan anak kedua dari Ratu Inggris Elizabeth, Alfred Ernest Albert atas kunjungannya di Hong Kong. Dalam perjalanan ini Alfred Ernest Albert bertujuan untuk melakukan peresmian pembukaan Old City Hall yang terletak di Central. \[Foto: Wellcome Trust\]

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2407/b2ap3_thumbnail_20210929-tahukahanda-03.jpg) </a>

Old City Hall Hong Kong yang didirikan pada tahun 1866 \[Foto: Wikipedia\]

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Tahukah Anda?",
            "item": "https://oranghongkong.com/tahukah-anda"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Tahukah Anda? Hong Kong Pernah Dianggap Tandus Dan Tidak Berharga Pada Awal Penjajahan Inggris",
            "item": "https://oranghongkong.com/tahukah-anda/tahukah-anda-hong-kong-pernah-dianggap-tandus-dan-tidak-berharga-pada-awal-penjajahan-inggris"
        }
    ]
}
```
