---
title: "Tahukah Anda? Po Yan Street Di Sheung Wan Tahun 1850an Adalah Kuburan Massal Yang Tanpa Identitas - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/tahukah-anda/tahukah-anda-po-yan-street-di-sheung-wan-tahun-1850an-adalah-kuburan-massal-yang-tanpa-identitas"
date: "2026-06-27T02:04:15+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Tahukah Anda?](https://oranghongkong.com/tahukah-anda)

##  Tahukah Anda? Po Yan Street Di Sheung Wan Tahun 1850an Adalah Kuburan Massal Yang Tanpa Identitas

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   20.Nov    Dilihat: 1825

  ![](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/2362.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

Daerah Sheung Wan, Sai Wan dan sekitarnya sering kali terkait dengan cerita-cerita mistik. Pada jaman awal penjajahan negara Britania Raya atas Hong Kong yaitu tahun 1840an, terdapat sejumlah besar pendatang dari Daratan China dengan berbagai alasan seperti menghindari bencana alam, peperangan dan lain sebagainya. Sebagian besar dari mereka tinggal di daerah *City of Victoria 維多利亞城 (wai4 do1 lei6 a3 sing4)* yang sekarang adalah daerah sekitar Central, Sheung Wan dan Sai Wan.

****Tidak mempunyai tempat penguburan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk etnis Chinese****

Pada waktu itu pemerintah Hong Kong tidak mempunyai Undang-Undang terkait pemakaman atau penguburan, maka penduduk atau pendatang etnis Chinese tidak mempunyai tanah atau fasilitas khusus dari pemerintah untuk pemakaman mereka yang meninggal. Etnis Chinese pada waktu itu jika tidak mampu atau tidak mempunyai saudara di Hong Kong, mereka hanya dikubur tanpa peti di jalan yang kosong setelah mereka meninggal.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2663/b2ap3_thumbnail_20211120-tahukah-04.jpg) </a>

Area Tai Ping Shan dekat Sheung Wan adalah pusat tempat tinggal pendatang dari Daratan China pada awal jaman penjajahan negara Britania atas Hong Kong.

 ******Po Yan Street sebelum tahun 1869 bernama Fu Mo Street yang berarti "Jalan Kuburan"******

Pada tahun 1850an, kebersihan Hong Kong sangat buruk maka sering terjadi penyebaran penyakit pada waktu itu. Hal ini menyebabkan sekitar puluhan ribu pendatang dari Daratan China meninggal di Hong Kong. Sebuah koran lokal *The China Mail 德臣西報 pada tahun 1856 menceritakan bahwa setiap hari terdapat sebanyak 30 etnis Chinese yang meninggal di Hong Kong karena wabah penyakit, tetapi jenazah mereka hanya dikubur di tempat kosong tanpa peti dan batu nisan.

Pada waktu itu terdapat sebuah jalan di daerah Sheung Wan bernama *Fu Mo Street 墳墓街 (fan4 mou6 gaai1)* yang berarti Jalan Kuburan. Jalan ini diberikan nama demikian karena bukit kecil di ujung jalan tersebut pada tahun 1850an adalah tempat penguburan massal jenazah-jenazah etnis Chinese yang meninggal di sekitar daerah sana yang tidak mempunyai saudara dan keluarga di Hong Kong.

Jenazah-jenazah tersebut hanya dikubur dalam lubang tanah yang digali dengan kedalaman kurang dari 2 meter. Sewaktu hujan deras, terjadi tanah longsor di bukit kecil tersebut dan menyebabkan jenazah-jenazah ini berceceran di sepanjang jalan Fu Mo Street. Setelah kejadian ini, pemerintah Hong Kong resmi mendirikan sebuah kuburan di sebuah bukit di Sheung Wan khusus untuk etnis Chinese di Hong Kong. Setelah itu, pada tahun 1869 nama jalan Fu Mo Street diubah menjadi *Po Yan Street 普仁街 (pou2 yan4 gaai1)*.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2663/b2ap3_thumbnail_20211120-tahukah-02.jpg) </a>

Po Yan Street pada tahun 1960an. Tangga yang terdapat dalam foto adalah area bekas penguburan massal jenazah-jenazah yang tidak jelas identitasnya.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2663/b2ap3_thumbnail_20211120-tahukah-01.jpg) </a>

Tangga di ujung Po Yan Street sampai saat ini masih ada. [Foto: Wikipedia]

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Tahukah Anda?",
            "item": "https://oranghongkong.com/tahukah-anda"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Tahukah Anda? Po Yan Street Di Sheung Wan Tahun 1850an Adalah Kuburan Massal Yang Tanpa Identitas",
            "item": "https://oranghongkong.com/tahukah-anda/tahukah-anda-po-yan-street-di-sheung-wan-tahun-1850an-adalah-kuburan-massal-yang-tanpa-identitas"
        }
    ]
}
```
