---
title: "Tentang Penulis: #30 Awal Komunikasi Dengan Teman Indonesia Hanya Dengan Surat Menyurat Dan Interlokal - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/tentang-penulis/tentang-penulis-30-awal-komunikasi-dengan-teman-indonesia-hanya-dengan-surat-menyurat-dan-interlokal"
date: "2026-06-26T22:00:17+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Tentang Penulis](https://oranghongkong.com/tentang-penulis)

##  Tentang Penulis: #30 Awal Komunikasi Dengan Teman Indonesia Hanya Dengan Surat Menyurat Dan Interlokal

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   22.Nov    Dilihat: 1332

  ![Tentang Penulis: #30 Awal Komunikasi Dengan Teman Indonesia Hanya Dengan Surat Menyurat Dan Interlokal](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/2364.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

Sewaktu saya kembali ke Hong Kong adalah tahun 1993. Meskipun Hong Kong adalah salah satu kota yang paling awal memberikan pelayanan Internet, tetapi mulai umum digunakan masyarakat adalah tahun 1995. Setelah saya kembali ke Hong Kong, saya hanya mempunyai pilihan surat menyurat dengan teman-teman di Indonesia yang terkadang membutuhkan waktu hampir 1 bulan untuk tiba di rumah teman. Cara lain adalah interlokal, tetapi pada waktu itu interlokal sangat mahal yaitu HK$10 per menit, apalagi dengan keadaan keuangan kami pada waktu itu, maka saya setiap kali hanya berbincang dengan mereka tidak lebih dari 3 menit.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2665/b2ap3_thumbnail_20211122-tentang-05.jpg) </a>

Kartu telepon yang biasanya saya beli untuk interlokal teman-teman di Indonesia pada tahun 1994-1996.

****Ayah membelikan saya komputer pertama pada tahun 1995****

Meskipun keuangan keluarga kami belum begitu baik, ayah saya tetapi membelikan saya komputer pada tahun 1995. Pada waktu itu komputer adalah barang yang sangat mahal dan ayah menggunakan uang sebesar HK$10,000 untuk membelinya agar saya dapat mempelajari komputer karena dia merasa ilmu komputer penting untuk masa depan saya. Oleh sebab itu, saya mulai menyukai dan terus memperdalam ilmu komputer dan pada akhirnya menjadi seorang kepala bagian IT (Teknologi Informasi) di sebuah perusahaan Amerika Serikat di Hong Kong.

Barangkali saya termasuk salah satu kelompok paling pertama yang menggunakan Internet di Hong Kong. Sekitar awal tahun 1996 sebuah penyedia layanan internet bernama *ABC Net* mulai beroperasi di Hong Kong. Pada waktu itu mereka mulai mengeluarkan paket Internet secara prabayar, kemudian saya pergi membeli sebuah modem yang disambungkan ke soket telepon dan pulsa ABC Net untuk belajar menggunakan internet. Kecepatan internet pada waktu itu hanya 28.8K dan untuk mengunduh sebuah lagu MP3 saja memerlukan waktu sekitar 30 menit.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2665/b2ap3_icon_computer_jisaku_bunkai.png) </a>

 ******Belajar menggunakan email setelah punya akses internet******

Sejak tahun 1995, saya mulai mencoba menggunakan email, tetapi pada waktu itu teman-teman Indonesia yang masih saya hubungi belum ada yang menggunakan internet, maka sering kali saya mencoba melihat situs-situs pribadi orang asing melalui *Yahoo* kemudian berteman dengan mereka melalui email. Pada waktu itu internet belum populer, maka sangat aman berteman melalui internet. Bahkan ada beberapa teman orang asing yang saya kenal pada waktu itu masih berteman baik dengan saya sampai saat ini.

Kemudian pada tahun 1996 mulai terdapat beberapa teman-teman Indonesia yang menggunakan email dan kita mulai sering komunikasi dengan email. Pada waktu itu saya juga berkenalan dengan beberapa teman baru dari Indonesia. Hampir setiap hari saya selalu menulis email kepada mereka.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2665/b2ap3_thumbnail_20211122-tentang-01.jpg) </a>

Jenis 28.8K modem yang pernah saya pakai pada tahun 1995 untuk akses internet melalui kabel telepon.

 ********Mencoba perangkat lunak telepon melalui internet pertama bersama teman-teman Indonesia********

Pada awal tahun 1996, sebuah perusahaan Amerika Serikat mengeluar sebuah perangkat lunak pertama yang bisa berkomunikasi dengan suara melalui internet yang bernama *Freetel*, maka saya langsung memasang dan juga mengajarkan beberapa teman di Indonesia cara penggunaannya. Meskipun sering kali putus koneksinya dan terkadang tidak jelas, tetapi untuk waktu itu kami sudah sangat puas.

Sejak tahun 1996 saya mulai kembali aktif berkomunikasi dengan teman-teman di Indonesia dan inilah penyebabnya sampai saat ini bahasa Indonesia saya masih lancar.

Sejak itu saya selalu mencoba menggunakan teknologi terbaru yang gratis atau harganya terjangkau untuk berkomunikasi dengan teman-teman yang ada di Indonesia.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2665/b2ap3_thumbnail_20211122-tentang-03.jpg) </a>

Perangkat lunak yang saya gunakan untuk komunikasi dengan teman-teman Indonesia pada tahun 1996.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2665/b2ap3_small_20211122-tentang-04.jpg) </a>

Saya dan keluarga saya pada tahun 1995.

Di artikel berikutnya saya akan ceritakan ketika saya menggunakan sebagian gaji saya untuk membeli kamera profesional pertama saya dan mulai serius belajar fotografi.

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Tentang Penulis",
            "item": "https://oranghongkong.com/tentang-penulis"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Tentang Penulis: #30 Awal Komunikasi Dengan Teman Indonesia Hanya Dengan Surat Menyurat Dan Interlokal",
            "item": "https://oranghongkong.com/tentang-penulis/tentang-penulis-30-awal-komunikasi-dengan-teman-indonesia-hanya-dengan-surat-menyurat-dan-interlokal"
        }
    ]
}
```
