---
title: "Tentang Penulis: #31 Beli Kamera Profesional Pertama Dan Mulai Serius Mempelajari Ilmu Fotografi - OrangHongKong.com"
description: "Memberikan informasi tentang Hong Kong olah orang Hong Kong yang fasi bahasa Indonesia."
url: "https://oranghongkong.com/tentang-penulis/tentang-penulis-31-beli-kamera-profesional-pertama-dan-mulai-serius-mempelajari-ilmu-fotografi"
date: "2026-06-26T21:59:58+00:00"
language: "id-ID"
---

Detail   Kategori: [Tentang Penulis](https://oranghongkong.com/tentang-penulis)

##  Tentang Penulis: #31 Beli Kamera Profesional Pertama Dan Mulai Serius Mempelajari Ilmu Fotografi

    [ ![Harris Tsam](https://www.oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam "Harris Tsam")  By [Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)  Harris Tsam   23.Nov    Dilihat: 1379

  ![Tentang Penulis: #31 Beli Kamera Profesional Pertama Dan Mulai Serius Mempelajari Ilmu Fotografi](https://www.oranghongkong.com/images/com_rsblog/2357.jpg)

 [ ![Harris Tsam](https://oranghongkong.com/images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg#joomlaImage://local-images/team/vp1084511_finetuned_square.jpg?width=688&height=689) ](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

[Harris Tsam](https://oranghongkong.com/tim-narasumber/author/harristsam)

Founder

Orang Hong Kong namun memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia.

Pengalaman hidupnya di sana membuat Harris sangat fasih berbahasa Indonesia, hingga sering dikira sebagai warga lokal. Meski kini berkarier di Hong Kong, ia tetap aktif memantau berita dan tren terkini di Indonesia serta menjaga komunikasi erat dengan sahabat-sahabatnya di sana.

Melalui bisnis fotografi yang didirikannya pada 2018, Fotocatch, Harris berhasil memperluas jaringan relasi di berbagai lapisan masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Di masa pandemi, Harris mendirikan Oranghongkong.com sebagai platform informasi Hong Kong dalam berbahasa Indonesia.

### Kemampuan Bahasa

- Kanton (Aksen/Bahasa Ibu)
- Bahasa Indonesia (Setara Penutur Asli)
- Inggris (Mahir)
- Mandarin (Menengah)
- Bahasa Melayu (Menegah)

### Negara &amp; Wilayah yang Pernah Dikunjungi

- Indonesia
- Jepang
- Korea Selatan
- Amerika Serikat
- Swiss
- Irlandia
- Inggris
- Tiongkok
- Jerman
- Islandia
- SIngapura
- Finlandia
- Selandia Baru
- Malaysia
- Norwegia
- Italia
- Vatikan
- Oman
- Taiwan
- Thailand

 <a href="" target="_Blank" title=""> </a>

Setelah bekerja lebih dari 1 tahun, saya mulai mempunyai sedikit tabungan untuk mewujudkan cita-cita saya sewaktu SD yaitu fotografi. Ketika berusia 17 tahun, saya mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan perusahaan China yang terletak di daerah North Point dan membeli sebuah kamera profesional manual *Seagull DF2* dengan lensa standar merek China yang pada waktu itu adalah kamera profesional dengan lensa standar yang paling murah di pasaran.

###

****Tidak punya uang untuk ikut kursus fotografi dan hanya belajar melalui buku****

Pada waktu itu Internet belum umum di seluruh dunia, maka pilihan untuk belajar fotografi pada saat itu adalah mengikuti kursus yang mahal. Tidak seperti sekarang, banyak komunitas atau perusahaan kamera yang mengadakan kursus gratis fotografi, maka pada waktu itu saya belajar fotografi hanya melalui buku-buku di perpustakaan dan membeli buku ketika toko buku sedang diskon atau membeli buku bekas.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_small_20211123-tentang-01.jpg) </a>

Kamera profesional pertama saya yaitu kamera merek China, Seagull DF2.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_thumbnail_20211123-tentang-02.jpg) </a>

2 buku fotografi pertama yang saya beli pada tahun 1994 untuk mempelajari teknik fotografi. Saya masih menyimpan 2 buku tersebut sebagai kenang-kenangan.

###

 ******Belajar dengan menggunakan aksesoris dan film yang paling murah******

Pada waktu itu aksesoris kamera tidak mudah dijangkau seperti sekarang, maka pada mulanya ketika saya mempelajari fotografi selalu membeli aksesoris seperti tripod, lampu kilat kamera merek China yang lebih murah atau barang bekas.

Tidak seperti sekarang foto menggunakan memori, jika hasil tidak memuaskan hanya perlu dihapus kemudian memfoto ulang. Hasil kurang memuaskan juga dapat diedit melalui komputer. Pada waktu itu satu rol film hanya bisa memuat sekitar 34 foto dan tidak dapat memfoto ulang. Maka sebelum menekan tombol foto saya harus melakukan pengaturan di kamera dengan tepat untuk mendapatkan hasil foto yang saya inginkan. Hasil foto juga harus menunggu beberapa hari karena proses pencucian foto membutuhkan waktu.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_thumbnail_20211123-tentang-04.jpg) </a>

David Chan Camera 陳烘相機 adalah salah toko jual beli kamera bekas di Tsim Sha Tsui yang paling sering saya kunjungi untuk membeli kamera, lensa dan aksesoris bekas ketika saya masih mempelajari ilmu fotografi.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_thumbnail_20211123-tentang-03.jpg) </a>

Kamera profesional kedua yaitu Minolta X-700 yang saya beli di toko kamera bekas David Chan Camera.

###

 ******Sering mengunjungi bandara Kai Tak Hong Kong untuk foto pesawat terbang******

Salah satu tempat yang paling suka saya kunjungi untuk foto pada waktu itu adalah bandara Kai Tak Hong Kong. Bandara Kai Tak Hong Kong adalah bandara lama Hong Kong yang terletak di daerah Kowloon City sebelum adanya bandara di Chek Lap Kok. Saya sering mengunjungi bandara Kai Tak Hong Kong. Selain saya suka dengan pesawat terbang, juga dikarenakan ketika saya melihat pesawat terbang Garuda Indonesia saya jadi teringat teman-teman saya di Indonesia.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_thumbnail_20211123-tentang-08.jpg) </a>

Foto yang saya ambil di bandara Kai Tak Hong Kong pada tahun 1995.

###

 ********Mulai mendapat teman untuk praktek fotografi bersama********

Sewaktu saya masih SMA, saya selalu melakukan kegiatan aktifitas fotografi sendiri, karena pada waktu itu saya tidak mempunyai waktu untuk mencari teman yang sama-sama menyukai fotografi. Teman-teman kerja juga tidak ada yang tertarik dengan fotografi.

Setelah saya mulai bekerja di perkantoran, saya mulai mendapat teman-teman yang sama seperti saya yang menyukai fotografi. Sebagian dari mereka dikarenakan oleh ajakan saya sehingga mereka juga mulai menyukai fotografi.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_thumbnail_20211123-tentang-06.jpg) </a>

Foto bersama 2 teman kantor (saya paling kanan). Mereka adalah teman-teman pertama saya yang juga menyukai fotografi pada tahun 1996. Teman saya yang berdiri di tengah juga bekerja sebagai seorang fotografer pada saat ini.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_small_20211123-tentang-07.jpg) </a>

Ketika saya melakukan pemotretan setelah pulang kerja pada tahun 2000 untuk mengambil pemandangan Victoria Harbour dari Wan Chai bersama beberapa teman kantor.

<a class="eb-image-viewport"> ![](https://www.oranghongkong.com/images/easyblog_articles/2658/b2ap3_medium_20211123-tentang-05.jpg) </a>

Hasil-hasil foto saya pada awal mempelajari ilmu fotografi pada tahun 1994-1996

Di artikel berikutnya saya akan menceritakan proses saya mencari pekerjaan kantor setelah saya lulus SMA di Hong Kong.

## Schema

```json
{
    "@context": "https://schema.org",
    "@type": "BreadcrumbList",
    "itemListElement": [
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 1,
            "name": "Home",
            "item": "https://oranghongkong.com"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 2,
            "name": "Tentang Penulis",
            "item": "https://oranghongkong.com/tentang-penulis"
        },
        {
            "@type": "ListItem",
            "position": 3,
            "name": "Tentang Penulis: #31 Beli Kamera Profesional Pertama Dan Mulai Serius Mempelajari Ilmu Fotografi",
            "item": "https://oranghongkong.com/tentang-penulis/tentang-penulis-31-beli-kamera-profesional-pertama-dan-mulai-serius-mempelajari-ilmu-fotografi"
        }
    ]
}
```
