Pemerintah Hong Kong hari ini (25 Mei 2021) mengumumkan bahwa setiap orang yang pernah mengunjungi 24 lokasi dibawah ini untuk wajib melakukan tes Covid-19.
Pemerintah Hong Kong hari ini (25 Mei 2021) mengumumkan bahwa setiap orang yang pernah mengunjungi 24 lokasi dibawah ini untuk wajib melakukan tes Covid-19.
Departemen Imigrasi Hong Kong mengumumkan gedung Imigrasi Wan Chai lantai 8 tutup hari ini (12 Mei 2021) karena penah di kunjungi oleh seorang positif Covid-19.
Konsulat Jenderal Filipina di Hong Kong, Raly L. Tejada pada pertemuan dengan Sekretaris Perburuhan dan Kesejahteraan, Dr Law Chi-kwong (羅致光) mempertanyakan keputusan wajib tes Covid-19 untuk pekerja rumah tangga asing yang kedua kalinya dan mengkritik beberapa hal mengenai wajib tes yang telah di jalankan pada awal bulan Mei 2021. Raly L. Tejada bernyata bahwa semua pekerja rumah tangga asing telah berpartisipasi dengan permintaan tersebut dan telah berhasil menemukan beberapa kasus positif. Lalu mengapa harus diadakan kedua kalinya?
Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam Cheng Yuet-ngor (林鄭月娥) pada konferensi pers pagi hari ini (11 Mei 2021) menyatakan bahwa seluruh pekerja rumah tangga asing di Hong Kong diwajbikan untuk melakukan tes Covid-19 untuk kedua kalinya sebelum tanggal 30 Mei 2021.
Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam Cheng Yuet-ngor (林鄭月娥) pada konferensi pers pagi hari ini (11 Mei 2021) menyatakan setelah mempertimbangkan kembali dan diskusi antara Sekretaris Perburuhan dan Kesejahteraan, Law Chi-kwong (羅致光) dengan Konsulat Jenderal Indonesia dan Filipina, pemerintah Hong Kong memutuskan untuk mencabut perencanaan wajib vaksinasi Covid-19 sebagai persyaratan kontrak kerja pekerja rumah tangga asing di Hong Kong.
Peringatan bagi para pekerja rumah tangga asing di Hong Kong yang belum melakukan wajib tes Covid-19 yang diinstruksikan oleh pemerintah Hong Kong yang telah di mulai pada tanggal 1 Mei 2021 dengan batas waktu terakhir melakukan tes tersebut pada tanggal 9 Mei 2021.
Juru bicara Biro Makanan dan Kesehatan Hong Kong (食物及衞生局) pada tanggal 9 Mei 2021 menyatakan bahwa pada wajib tes Covid-19 untuk pekerja rumah tangga asing yang dimulai pada tanggal 1 Mei 2021 sampai dengan 9 Mei 2021 pukul 18.00 terdapat sekitar 340,000 pekerja rumah tangga asing yang telah melakukan tes Covid-19.
Oleh sebab pantai Deep Water Bay pernah dikunjungi oleh kontak dekat dari perawat Filipina yang membawa varian baru virus mutasi ganda, maka pemerintah Hong Kong pada malam hari tanggal 6 Mei 2021 mengumumkan bahwa setiap orang yang pernah mengunjungi pantai Deep Water Bay pada tanggal 25 April - 1 Mei 2021 harus melakukan wajib tes Covid-19 sebelum tanggal 9 Mei 2021.
Pemerintah Hong Kong pada malam hari tanggal 5 Mei 2021 mengumumkan bahwa setiap orang yang pernah mengunjungi 16 lokasi dibawah ini untuk wajib melakukan tes Covid-19.
Pemerintah Hong Kong hari ini (5 Mei 2021) mengumumkan bahwa setiap orang yang pernah mengunjungi 35 lokasi dibawah ini untuk wajib melakukan tes Covid-19.
Terdapat sebuah kasus positif lokal Covid-19 mutasi baru "N501Y" dan "E484K" di Hong Kong hari ini (30 April 2021), yaitu seorang pekerja rumah tangga asing Filipina berusia 39 tahun yang tinggal di daerah Tung Chung. Pekerja rumah tangga asing tersebut pernah mengunjungi beberapa tempat seperti Man Tung Road Park, Tung Chung, mengikuti kebaktian di St. Thomas the Apostle Church Tsing Yi dan lainnya. Hal ini menyebabkan pemerintah Hong Kong sangat kuatir akan adanya pandemi Covid-19 gelombang ke 5 karena virus mutasi baru tersebut lebih kuat penyebarannya dibanding virus Covid-19 yang pertama.
Selain pusat tes Covid-19 dan pos pengumpulan spesimen keliling yang terdapat di berbagai daerah di Hong Kong, pemerintah Hong Kong juga menambahkan 5 lokasi khusus untuk para pekerja rumah tangga asing melakukan tes Covid-19 untuk tanggal 1-2 Mei 2021.
Pemerintah Hong Kong mengumumkan 3 area yang telah di "lockdown" di area berikut pada tanggal 2 Februari 2021 pukul 19.00 telah dibuka kembali hari ini (3 Februari 2021) sekitar pukul 06.30 sampai dengan 07.00. Operasi terhadap 3 area tersebut sampai saat ini tidak terdapat kasus positif Covid-19.
Sekretaris Utama Administrasi Hong Kong, Matthew Cheung Kin-chung (張建宗) pada sebuah konferensi pers hari ini (1 Februari 2021) berdasarkan undang-undang peraturan Prevention and Control of Disease (Compulsory Testing for Certain Persons) Regulation (Cap. 599J) mengumumkan akan memperketat kriteria peraturan wajib tes Covid-19 untuk semua gedung dan tempat kerja di Hong Kong.
Pemerintah Hong Kong pada tanggal 26 Januari 2021 mengumumkan 4 area dengan potensi tinggi menjadi kluster penularan Covid-19. Oleh sebab itu pemerintah berdasarkan undang-undang peraturan Prevention and Control of Disease (Compulsory Testing for Certain Persons) Regulation (Cap. 599J) memperketat kriteria wajib tes Covid-19 di 4 area tersebut.
Dalam 1 minggu terdapat sekitar 80 kasus positif Covid-19 yang terkait dengan gedung-gedung di daerah Yau Ma Tei, untuk itu Sekretaris Pangan dan Kesehatan Hong Kong, Sophia Chan Siu-chee (陳肇始) pada tanggal 15 Januari 2021 mengumumkan akan melakukan tes Covid-19 massal di daerah Yau Mai Tei. Para penghuni dari 20 gedung daerah tersebut harus melakukan tes Covid-19 mulai hari ini 16 Januari 2021 sampai dengan 18 Januari 2021.
Pemerintah Hong Kong pada tanggal 30 Desember 2020 mengumumkan daftar ke-43 gedung di Hong Kong yang penghuni, karyawan dan pengunjung yang pernah berada di gedung-gedung tersebut lebih dari 2 jam pada tanggal 17-30 Desember 2020 diwajibkan melakukan tes Covid-19 sebelum tanggal 4 Januari 2021, terkecuali yang pernah melakukan tes Covid-19 pada tanggal 28-30 Desember 2020.
Dalam 2 hari (14-15 Desember 2020) telah terdapat total 10 Pembantu Rumah Tangga Asing yang dinyatakan positif Covid-19 dan semua terkait dengan penularan boarding house di Unit 1C, Fung Nin Building, Tai Po. Sebagian dari kasus tersebut adalah pernah menginap sewaktu akhir pekan dan sebagian adalah sedang menunggu majikan baru. 4 orang termasuk 1 bayi berusia 6 bulan dari keluarga majikan Pembantu Rumah Tangga Asing tersebut telah dinyatakan positif.
Setelah pemerintah Hong Kong mengeluarkan perintah wajib tes Covid-19 untuk beberapa kluster penularan yang berpontensi akan terjadi penularan massal, pada malam hari tanggal 9 Desember 2020 pemerintah Hong Kong mengeluarkan perintah wajib tes Covid-19 untuk gedung Richland Gardens Block 6, Kowloon Bay yang telah terdapat 7 kasus positif yang terkait dengan 4 unit yang semuanya merupakan unit D.
Ketua Communication Disease Branch dari Departemen Kesehatan, Chuang Shuk-kwan (張竹君) pada sebuah konferensi pers hari ini (9 Desember 2020) mengumumkan pemerintah Hong Kong telah mengeluarkan perintah wajib tes Covid-19 berdasarkan undang-undang peraturan Cap.599J untuk setiap orang yang terkait dengan beberapa kluster penularan dengan potensi akan terjadi penyebaran massal.